Komisaris/Direktur

Muhammad Zaki Romadona,ST

Staff Only

Specialist Crew

Head Office - Jaya Abadi

Jalan Gumuruh 14 (Gatot Subroto) Bandung. Telp.(022)7318980

Office And Workshop - Margacinta

Jalan Cijaura Hilir. Komp.Cijaura Indah 08/07 No 1 Bandung

Recycling Industries - Lembang

Pengiriman dan Penerimaan Barang Limbah

Recycling Industries Division

Sortir Limbah Plastik

Recycling Industries - Division

Packing Limbah Plastik

Recycling Industries - Division

Gudang Limbah Plastik

Recycling Industries - Division

Pencucian Limbah Plastik

Monil Sablon

Proses pengerjaan sablon pieces perpieces demi menjaga akurasi dan kwalitas hasil sablon

Specialist Wear Cutting

Workshop pemotongan produk T.Shirt

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Sew Division

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Sew Division

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Packing Division

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Gudang

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Quality Control

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Cutting Division

Specialist Wear Workshop

Specialist Wear Workshop - Sew Division

Kamis, 26 Desember 2013

[Monil Sablon] Apakah sablon digital itu....???

Apakah sablon digital itu....???
Sablon digital bukan merupakan hal khusus tapi merupakan salah satu teknik dalam proses menyablon atau memindahkan gambar dari komputer atau design pada media kain (dalam hal ini kita bicara garmen). 

Pada awalnya orang menggunakan screen untuk memindahkan tinta pada kain, cara ini memang tidak mudah dan perlu keahlian khusus. 

Dari sinilah akhirnya berkembang teknik-teknik lain yang bertujuan untuk memudahkan proses pemindahan tinta pada kain. 

Dan salah satu perkembangan itu adalah sablon digital berbasis transfer paper (sebenarnya sudah ada juga screen digital yang proses kerjanya sama dengan manual screen tapi lebih mudah dan canggih, akan tetapi alatnya masih mahal).

Apakah sablon digital itu ? 
Sablon digital adalah teknik menyablon dengan menggunakan transfer paper dan mesin heat press. Sablon berbasis transfer paper inilah yang akhirnya dikenal sebagai sablon digital karena dia tidak menggunakan screen dan proses pemindahan warnanya hanya sekali naik. 

Peralatan apa saja yang diperlukan?
Peralatan yang diperlukan adalah komputer sebagai media design, printer sebagai alat pencetak, transfer paper sebagai media cetak design, mesin heat press sebagai alat untuk memindahkan design pada kain. Selain peralatan utama tersebut biasanya dibutuhkan juga peralatan pendamping seperti gunting, cutter, masking tape, plastik penahan panas, dsb.

Apakah sablon digital itu....???
Bagaimana proses sablon digital?
Proses sablon digital sangat singkat yaitu design di cetak di atas transfer paper menggunakan printer kemudian kertas transfer tersebut dipress bersama kain (atau media lain seperti keramik: syarat tahan panas) dengan tekanan dan panas tertentu selama kurang lebih 15-30 detik. 

Dinginkan kemudian kelupas plastik penahan panasnya dan gambar akan menempel di atas media yang diinginkan.

Kelebihan sablon digital :
1. Proses pengerjaan mudah dan cepat. 
2. Mampu menyablon satuan dan dengan warna yang sulit seperti photo. 
3. Lebih simple dibandingkan sablon manual 

Hal-hal yang mempengaruhi kualitas yang dihasilkan:
1. Jenis transfer paper, semakin bagus transfer paper yang kita pakai maka hasilnya akan lebih cemerlang. Bagus disini memiliki beberapa dimensi antara lain dari segi warna, dari segi ketahanan sehingga tidak mudah rontok, dari segi kelenturan sehingga mampu mengikuti kontur kain 

2. Tinta, apapun tinta yang anda pakai baik itu sublime, solvent ataupun dye akan memberikan hasil yang bagus jika anda menggunakan tinta yang berkualitas. Tapi jika setelah press warnanya bagus akan tetapi setelah sejam menjadi buram maka dapat dipastikan itu tintanya kurang bagus karena menunjukkan tinta masih menguap walau proses pemanasan sudah dihentikan. 

3. Proses pressing, dalam press kaos system digital hal yang harus kita perhatikan adalah tekanan, suhu dan waktu press. Secara umum tekanan adalah sama yaitu sekitar 5 bar atau kalo diterjemahkan cukup keras, sedangkan untuk suhu tergantung jenis kainnya, untuk menghasilkan hasil yang maksimal anda harus menyesuaikan dengan jenis kertas transfer yang anda pakai. 

Komponen biaya untuk Sablon Digital:
a. Tinta 
b. Bahan sablon bisa berupa transfer paper, tinta garment, dll 
c. Biaya tambahan seperti masking dan penguat 

Dengan menggunakan sablon digital sebagai teknik sablon, maka produk digital sablon dijual secara eklusif dan unik dari segi design, segi kemudahan permintaan cetak dsbnya. 




--
Posting oleh Blogger ke Monil Sablon pada 12/25/2013 09:51:00 PM

[Recycle Industries] Mengenal Plastik....!!!

Mengenal Plastik....!!!
Istilah plastik mencakup produk polimerisasi sintetik atau semi-sintetik. Mereka terbentuk dari kondensasi organik atau penambahan polimer dan bisa juga terdiri dari zat lain untuk meningkatkan performa atau ekonomi. 

Ada beberapa polimer alami yang termasuk plastik. Plastik dapat dibentuk menjadi film atau fiber sintetik. Nama ini berasal dari fakta bahwa banyak dari mereka "malleable", memiliki properti keplastikan. 

Plastik didesain dengan variasi yang sangat banyak dalam properti yang dapat menoleransi panas, keras, "reliency" dan lain-lain. Digabungkan dengan kemampuan adaptasinya, komposisi yang umum dan beratnya yang ringan memastikan plastik digunakan hampir di seluruh bidang industri.


Pellet atau bijih plastik yang siap diproses lebih lanjut (injection molding, ekstrusi, dll)
Plastik dapat juga menuju ke setiap barang yang memiliki karakter yang deformasi atau gagal karena shear stress, lihat keplastikan (fisika) dan ductile.

Mengenal Plastik....!!!
Plastik dapat dikategorisasikan dengan banyak cara tapi paling umum dengan melihat tulang-belakang polimernya (vinyl{chloride}, polyethylene, acrylic, silicone, urethane, dll.). Klasifikasi lainnya juga umum.

Plastik adalah polimer; rantai panjang atom mengikat satu sama lain. Rantai ini membentuk banyak unit molekul berulang, atau "monomer". 

Plastik yang umum terdiri dari polimer karbon saja atau dengan oksigen, nitrogen, chlorine atau belerang di tulang belakang. (beberapa minat komersial juga berdasar silikon). Tulang-belakang adalah bagian dari rantai di jalur utama yang menghubungkan unit monomer menjadi kesatuan. 

Untuk mengeset properti plastik grup molekuler berlainan "bergantung" dari tulang-belakang (biasanya "digantung" sebagai bagian dari monomer sebelum menyambungkan monomer bersama untuk membentuk rantai polimer). Pengesetan ini oleh grup "pendant" telah membuat plastik menjadi bagian tak terpisahkan di kehidupan abad 21 dengan memperbaiki properti dari polimer tersebut.

Pengembangan plastik berasal dari penggunaan material alami (seperti: permen karet, "shellac") sampai ke material alami yang dimodifikasi secara kimia (seperti: karet alami, "nitrocellulose") dan akhirnya ke molekul buatan-manusia (seperti: epoxy, polyvinyl chloride, polyethylene).


--
Posting oleh Blogger ke Recycle Industries pada 12/26/2013 12:05:00 PM

[Specialist] Alat pembaca kartu magnetik stripe....!!!

Alat pembaca kartu magnetik stripe....!!!
MCR / MSR Minimag IDTech

MCR / MSR Minimag IDTech  adalah alat pembaca kartu magnetik stripe dengan panjang 90 cm yang mampu membaca data sampai 3 track.

MCR (Magnetic Card Reader) atau juga  biasa disebut MSR (Magnetic Slot Reader) dirancang dengan daya rendah Mask IC dan single-chip microprocessor teknologi. 

Para pembaca dapat dilengkapi dengan keyboard wedge, RS-232 serial, atau USB interface. Pengaturan Perangkat Lunak yang dipilih untuk mengirim start / stop byte, bahasa / menunda intercharacter untuk keyboard wedge (& USB interface) dan RS-232 parameter untuk komunikasi serial interface.

Minimag MSR IDTech dirancang untuk aplikasi POS dan desktop di mana ruang adalah pada premium. Seluruh unit hanya 90mm panjang (tentang panjang kartu kredit), memberikan jejak terkecil dari setiap unit dengan fitur yang sebanding. 

MiniMag MSR adalah pembaca menggesek sepenuhnya cerdas yang dapat diprogram untuk membagi, mengatur ulang, mengedit, dan memvalidasi bidang data yang dimasukkan. Hal ini juga dapat secara otomatis membedakan AAMVA dan DMV CA format.

Minimag MSR IDTech membaca hingga 3 tracks informasi dengan gesekan tunggal di kedua arah. Standar-panjang slotnya membuatnya mudah digunakan. Kedua pager dan indikator LED menandakan proses pembacaaan berhasil. MCR / MSR. 

Minimag IDTech merupakan alat yang Cerdas untuk pembacaan yangmemberikan fungsionalitas exeptional dan nilai dalam paket terkecil yang memungkinkan. Alat ini dapat digunakan sebagai unit yang berdiri bebas, atau permanen terpasang dengan sisipan berulir di bagian bawah pembaca. USB, RS-232 interface keyboard tersedia.

Spesifikasi MCR / MSR Minimag IDTech :

Magnetic Stripe Formats : ISO 7811, AAMVA and CA DMV
Swipe Speed  : 5 to 55 inches per second, bi-directional
Card Width  : .01 to .055 inches
Slot Width  : Maximum card thicknes = .055 (1.37mm)
Interfaces  : USB, RS232 dan PS2 Keyboard Wedge
Dimesion : 90mm (L) X 34mm (W) X 28mm (H)
Berat  : Approximately 4.6 Onz
Panjang Kabel  : 1,5 M
Connector  : Keyboard : Combination 5 pin/6 pin DIN

Reliability MCR / MSR Minimag IDTech :
Electronics MTBF  : Read Electronics, magnetics : 100,000 POH
Magnetic Head Life : 500.000 passes minimum
Raid and Cover Life : 1.000.000 passes minimum
Read rate : less than error in 100.000 bits on card conforming to ISO 78111-5
Warranty : 1 year parts and labor
Operating Temp : +5 C to 55 C
Storage Temp : -30 C to 65 C
Humidity : Maximum 95% non-condensing

Dapatkan  magnetic reader yang asli dan bergaransi resmi di http://specialist-media.blogspot.com/


--
Posting oleh Blogger ke Specialist pada 12/26/2013 11:20:00 AM

Senin, 23 Desember 2013

[Specialist] Magnetic Encoder Tysso MSE750....!!!

Magnetic Encoder Tysso MSE750....!!!
Magnetic Encoder Tysso MSE750 adalah alat yang berfungsi untuk membaca (read) dan menulis (Write) data pada pita magnetic stripe di kartu pvc. 

Encoding strip magnetik memungkinkan Anda untuk meningkatkan fungsionalitas kartu untuk aplikasi kartu member, kartu hotel, pembayaran non-tunai, proses check-in/checkout. 

Magnetic Magnetic Encoder Tysso MSE750 ini dapat melakukan proses encode (pengisian data) pada kartu magnetic pada 3 track langsung. Format pengisiannya ada 2 jenis yaitu HiCo (High-Coercivity) dan LoCo (Low Coercivity).

Pengisian data (encoding) untuk magnetic stripe bisa dilakukan langsung dengan alat encoder eksternal Magnetic Encoder Tysso MSE750. Selain untuk encode (pengisian data) pada kartu magnetic, Magnetic Encoder Tysso MSE750 juga bisa untuk membaca atau ngecek kartu magnetic yang sudah ada isi datanya.

MSE (Magnetic Stripe Encoder) sekarang datang dengan fitur baru dengan interface USB. Sehingga memudahkan user untuk melakukan proses instalasinya secara plug and play. Jika Anda masih kesulitan atau mengalami masalah dengan cara instalasi untuk mengetahui cara pengoperasian dan cara instalasinya anda bisa kunjungi di artikel kami di Cara Instalasi Tysso MSE 750.
Fitur Magnetic Encoder TYSSO MSE750 :

MSR206/MSE-630A dual platform compability :
HiCo / LoCo configurable
300 – 400 Oersted
Tracks 1 & 2 & 3
ISO 7811-1/2/3/4/5 & ANSI 4.16 1983 compliant
5/6/7BPC 210/75BPI on any track

Spesifikasi Magnetic Encoder TYSSO MSE750 :
Interoperable with MSR206/MSE-630A applications
High/Low coercivity configurable
300~4000 Oersted
Two-in-one connectivity – USB or RS-232
Tracks 1&2&3
Minimum one million passes
ISO 7811-1/2/3/4/5 & ANSI 4.16 1983 compliant
5/6/7 BPC custom data format
Raw data format
75BPI or 210 BPI on any track
Intuitive encoding utility
Affordable acquisition cost

Dapatkan magnetic encoder yang asli dan bergaransi resmi di http://specialist-media.blogspot.com/


Posting oleh Blogger ke Specialist pada 12/23/2013 02:01:00 PM

Rabu, 18 Desember 2013

[Recycle Industries] Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
Pada umumnya dalam kehidupan sehari-hari kita sering sekali menggunakan barang-barang dengan bahan baku plastik. 

Seperti misalnya yang sering kita pergunakan yaitu peralatan makan dan minum yang terbuat dari bahan plastik. 

Banyak sekali informasi atau berita mengenai tipe dan jenis plastik, bahaya zat yang terkandung dalam plastik bagi kesehatan begitu juga tentang limbahnya yang sulit untuk di daur ulang. 

Sebenarnya hal ini telah banyak dibahas banyak kalangan seiring meningkatnya sampah plastik yang terserak disekitar kita. Botol maupun bahan-bahan dari plastik bekas lain banyak ditemukan disekitar kita.Banyak dari kita yang tidak mengetahui akan jenis dan tipe dari kemasan-kemasan yang terbuat dari bahan plastik. 

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
Pada dasarnya bahwa kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik seperti botol-botol plastik sebenarnya telah diberi kode yang terletak dibagian bawah botol tersebut untuk keperluan keamanan. 

Dan kode dan simbol berbentuk segitiga yang ada di bawah botol plastik tersebut sangat penting untuk diketahui karena berkaitan dengan jenis bahan serta dampak pemakaiannya.

Dapat kita ketahui bersama bahwa secara internasional telah diatur kode untuk kemasan plastik. Kode ini dikeluarkan oleh The Society of Plastic Industry pada tahun 1988 di Amerika Serikat dan diadopsi pula oleh lembaga-lembaga yang mengembangkan sistem kode, seperti ISO (International Organization for Standardization). Bagi kita yang belum mengetahui dan awam sangat perlu untuk diketahui, karena tanda tersebut berkaitan dengan jenis bahan serta cara dan dampak pemanfaatannya bagi manusia.

Secara umum tanda tersebut berada di dasar, berbentuk segi tiga, di dalam segitiga akan terdapat angka, serta nama jenis plastik di bawah segitiga, dengan contoh dan penjelasan sebagai berikut:

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
1. PETE/PET (Polyethylene Terephthalate)
Tanda ini biasanya tertera logo daur ulang dengan angka 1 di tengahnya serta tulisan PETE atau PET (Polyethylene Terephthalate) di bawah segitiga. 

Biasa dipakai untuk botol plastik berwarna jernih, tembus pandang/transparan seperti botol air mineral, botol minuman, botol jus, botol minyak goreng, botol kecap, botol sambal, dan hampir semua botol minuman lainnya. 

Untuk pertekstilan, PET digunakan untuk bahan serat sintetis atau lebih dikenal dengan polyester PETE/PET direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PAKAI. Penggunaan berulang kali terutama pada kondisi panas dapat menyebabkan melelehnya lapisan polimer dan keluarnya zat karsinogenik dari bahan plastik tersebut, sehingga dapat menyebabkan kanker untuk penggunaan jangka panjang.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
2. HDPE (High Density Polyethylene)
Pada bagian bawah kemasan botol plastik, tertera logo daur ulang dengan angka 2 ditengahnya, serta tulisan HDPE (high density polyethylene) di bawah segitiga. 

Jenis ini memiliki sifat bahan yang lebih kuat, keras, buram dan lebih tahan terhadap suhu tinggi. HDPE biasa dipakai untuk botol kosmestik, botol obat, botol minuman, botol susu yang berwarna putih susu, tupperware, galon air minum, kursi lipat, dan jerigen pelumas dan lain-lain.

Walaupun demikian sama seperti PET, HDPE juga direkomendasikan HANYA UNTUK SEKALI PAKAI, karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. Bahan HDPE bila ditekan tidak kembali ke bentuk semula.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
3. PVC (Polyvinyl Chloride)
Tertulis (terkadang berwarna merah) dengan angka 3 di tengahnya, serta tulisan V di bawah segitiga. V itu berarti PVC (polyvinyl chloride), yaitu jenis plastik yang paling sulit didaur ulang. 

Jenis plastik PVC ini bisa ditemukan pada plastik pembungkus (cling wrap), untuk mainan, selang, pipa bangunan, taplak meja plastik, botol kecap, botol sambal, botol sampo dll. 

PVC mengandung DEHA yang berbahaya bagi kesehatan. Makanan yang dikemas dengan plastik berbahan dapat terkontaminasi karena DEHA lumer pada suhu -15oC. Reaksi yang terjadi antara PVC dengan makanan yang dikemas dengan plastik ini berpotensi berbahaya untuk ginjal, hati dan berat badan.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
4. LDPE (Low Density Polyethylene)
Logo daur ulang dengan angka 4 di tengahnya, serta tulisan LDPE di bawah segitiga. LDPE (low density polyethylene), yaitu plastik tipe cokelat (thermoplastic/dibuat dari minyak bumi). 

LDPE banyak dipakai untuk tutup plastik, kantong/tas kresek dan plastik tipis lainnya. Sifat mekanis jenis LDPE ini adalah kuat, tembus pandang, Fleksibel dan permukaan agak berlemak.

Pada suhu 60 derajat sangat resisten terhadap reaksi kimia, daya proteksi terhadap uap air tergolong baik, dapat didaur ulang serta baik untuk barang-barang yang memerlukan fleksibelitas tapi kuat. 

Walaupun baik untuk tempat makanan, barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan. Selain itu pada suhu di bawah 60oC sangat resisten terhadap senyawa kimia. Barang berbahan LDPE ini sulit dihancurkan, tetapi tetap baik untuk tempat makanan karena sulit bereaksi secara kimiawi dengan makanan yang dikemas dengan bahan ini.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
5. PP (Polypropylene)
Tertera logo daur ulang dengan angka 5 di tengahnya, serta tulisan PP di bawah segitiga. Karakteristik adalah biasanya botol transparan yang tidak jernih atau berawan. 

Jenis ini adalah pilihan bahan plastik terbaik, terutama untuk tempat makanan dan minuman seperti tempat menyimpan makanan, tutup botol, cup plastik, mainan anak, botol minum dan terpenting botol minum untuk bayi. 

Polipropilen lebih kuat dan ringan dengan daya tembus uap yang rendah, ketahanan yang baik terhadap lemak, stabil terhadap suhu tinggi dan cukup mengkilap. Bahan yang terbuat dari PP bila ditekan akan kembali ke bentuk semula. Carilah dengan kode angka 5 bila membeli barang berbahan plastik untuk menyimpan kemasan berbagai makanan dan minuman.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
6. PS (Polystyrene)
Tertera logo daur ulang dengan angka 6 di tengahnya, serta tulisan PS di bawah segitiga. Biasanya dipakai sebagai bahan tempat makan styrofoam, tempat minum sekali pakai seperti sendok, garpu gelas, dan lain-lain. 

Polystyrene merupakan polimer aromatik yang dapat mengeluarkan bahan styrene ke dalam makanan ketika makanan tersebut bersentuhan. 

Bahan ini harus dihindari, karena selain berbahaya untuk kesehatan otak, mengganggu hormon estrogen pada wanita yang berakibat pada masalah reproduksi, dan pertumbuhan dan sistem syaraf, selain itu bahan ini sulit didaur ulang. 

Pun bila didaur ulang, bahan ini memerlukan proses yang sangat panjang dan lama. Bahan ini dapat dikenali dengan kode angka 6, namun bila tidak tertera kode angka tersebut pada kemasan plastik, bahan ini dapat dikenali dengan cara dibakar (cara terakhir dan sebaiknya dihindari). 

Ketika dibakar, bahan ini akan mengeluarkan api berwarna kuning-jingga, dan meninggalkan jelaga.Banyak negara bagian di Amerika sudah melarang pemakaian tempat makanan berbahan styrofoam termasuk negara China.

Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
7. OTHER
Tertera logo daur ulang dengan angka 7 di tengahnya, serta tulisan OTHER di bawah segitiga. Untuk jenis plastik 7 Other ini terdapat 4 macam, yaitu : SAN (styrene acrylonitrile), ABS (acrylonitrile butadiene styrene), PC (polycarbonate), dan Nylon. 

SAN dan ABS memiliki resistensi yang tinggi terhadap reaksi kimia dan suhu, kekuatan, kekakuan, dan tingkat kekerasan yang telah ditingkatkan sehingga merupakan salah satu bahan plastik yang sangat baik untuk digunakan dalam kemasan makanan ataupun minuman. 

Biasanya terdapat pada mangkuk mixer, pembungkus termos, piring, alat makan, penyaring kopi, dan sikat gigi, sedangkan ABS biasanya digunakan sebagai bahan mainan lego dan pipa.

PC atau Polycarbonate dapat ditemukan pada botol susu bayi, gelas anak batita (sippy cup), botol minum polikarbonat, dan kaleng kemasan makanan dan minuman, termasuk kaleng susu formula. Dapat mengeluarkan bahan utamanya yaitu Bisphenol-A ke dalam makanan dan minuman yang berbahaya bagi kesehatan sehingga dianjurkan untuk tidak digunakan sebagai tempat makanan ataupun minuman. 

Ironisnya banyak botol susu yang terbuat dari PC dan sangat mungkin mengalami proses pemanasan untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas.

Apa yang harus kita lakukan setelah mengetahui informasi jenis plasrik tersebut?
Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
Kita harus lebih bijak dalam memilih dan menggunakan kemasan-kemasan yang terbuat dari plastik, khususnya plastik dengan kode 1, 3, 6, dan 7 (khususnya polycarbonate), seluruhnya memiliki bahaya secara kimiawi. 

Tetapi kemasan plastik dengan kode 2, 4, 5, dan 7 (kecuali polycarbonate) bukan berarti bahwa plastik dengan kode tersebut secara utuh aman, namun perlu dipelajari lebih jauh lagi. 

Bila tidak ada kode plastik pada kemasan tersebut, atau bila tipe plastik tidak jelas (misalnya pada kode 7, di mana tidak selamanya berupa polycarbonate), cara terbaik yang paling aman adalah menghubungi produsennya dan menanyakan mereka tentang tipe plastik yang digunakan untuk membuat produk tersebut.

Di kawasan Uni Eropadan Amerika Utara, benda berbahan plastik yang boleh digunakan selalu ada gambar gelas dan garpu atau keterangan tertulis "for food use" atau "for food contact".

Selain itu anda juga dapat melakukan langkah-langkah seperti di bawah ini:
Bahan Plastik, Tipe serta Jenisnya....!!!
Cegah penggunaan botol susu bayi dan cangkir bayi (dengan lubang penghisapnya) berbahan polycarbonate, cobalah pilih dan gunakan botol susu bayi berbahan kaca, polyethylene, atau polypropylene. 

Gunakanlah cangkir bayi berbahan stainless steel, polypropylene, atau polyethylene. Untuk dot, gunakanlah yang berbahan silikon, karena tidak akan mengeluarkan zat karsinogenik sebagaimana pada dot berbahan latex.

Jika penggunaan plastik berbahan polycarbonate tidak dapat dicegah, janganlah menyimpan air minum ataupun makanan dalam keadaan panas.

Hindari penggunaan botol plastik untuk menyimpan air minum. Jika penggunaan botol plastik berbahan PET (kode 1) dan HDPE (kode 2), tidak dapat dicegah, gunakanlah hanya sekali pakai dan segera dihabiskan karena pelepasan senyawa antimoni trioksida terus meningkat seiring waktu. Bahan alternatif yang dapat digunakan adalah botol stainless steel atau kaca.

Cegahlah memanaskan makanan yang dikemas dalam plastik, khususnya pada microwave oven, yang dapat mengakibatkan zat kimia yang terdapat pada plastik tersebut terlepas dan bereaksi dengan makanan lebih cepat. Hal ini pun dapat terjadi bila kemasan plastik digunakan untuk mengemas makanan berminyak atau berlemak.

Bungkuslah terlebih dahulu makanan dengan daun pisang atau kertas sebelum dibungkus dengan plastik pembungkus ketika akan dipanaskan di microwave oven.

Cobalah untuk menggunakan kemasan berbahan kain untuk membawa sayuran, makanan, ataupun belanjaan dan gunakanlah kemasan berbahan stainless steel atau kaca untuk menyimpan makanan atau minuman

Cegah penggunaan piring dan alat makan plastik untuk masakan. Gunakanlah alat makan berbahan stainless steel, kaca, keramik, dan kayu.

Sumber :
http://aimyaya.com/id/kesehatan/nomor-jenis-plastik-daur-ulang/
http://kaumbiasa.com/segitiga-dibawah-botol.php
http://maulanusantara.wordpress.com/2008/07/07/waspadai-bahaya-plastik/




--
Posting oleh Blogger ke Recycle Industries pada 12/18/2013 02:57:00 PM